Jumat, 25 November 2016

MENGAPA MENJADI TRADER FOREX?

Tulisan ini saya modifikasi dari sebuah sharing pengalaman dari seorang mentor trader  secara online.

Sejujurnya, trading dapat mengecilkan hati.  Bahkan seorang trader  profesional saja  kadang-kadang kehilangan uang. Maka, jangan terlalu berkeras hati dengan diri sendiri. Saya pikir hal itu  baik:  Pertama, untuk mengingatkan kita untuk mengevaluasi diri tentang mengapa kita melakukan trading forex.   Kedua, untuk mengingatkan kita mengapa kita melakukan ini, karena kadang-kadang, di tengah-tengah ketidakberuntun yang tak terelakkan, kita perlu mendengarkan nasihat dari orang lain. Ayo …berpikirlah positif  dan  segarkan lagi focus untuk menjawab pertanyaan tersebut dan buka mata dan telinga untuk semua yang nasihat yang membangun karena trading forex  dapat menjadi alat yang sangat ampuh untuk membantu kita  mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan kita.

Ada berbagai artikel dan video yang tersebar melalui internet tentang "masalah trading forex" dan "mengapa trading forex itu sulit". Benar, trading memang  sulit. Tapi dengan begitu hal lain dalam hidup akan menjadi berharga, dan tujuan akhir menjadi trader yang konsisten profitable  menjadi JAUH LEBIH BERHARGA dalam kehidupan seorang trader. Untuk mengingatkan, berikut ini ada kurang lebih  10 alasan mengapa menjadi  tader itu sulit dibandingkan dengan profesi lain  yang pernah ada.

1.          Kebebasan Finansial

Istilah "kebebasan finansial" berarti lebih dari sekedar memiliki cukup uang,  menghindarkan kita dari khawatir tentang tagihan dan masalah keuangan setiap hari. Kebebasan financial  juga tentang memiliki kebebasan riil. Seseorang dapat meraih kebebasan financial melalui trading forex hanya bila memiliki kemampuan untuk itu dan sarananya adalah hanya dibutuhkan  komputer atau android dan internet.


Menjadi seorang trader yang sukses tidak hanya berarti bahwa Anda bisa memperoleh  banyak uang, tetapi jauh lebih penting, Anda memiliki kebebasan untuk melakukan apa yang Anda inginkan, dan Anda benar-benar tidak bisa memberi harga pada itu.

2. Menjadi seperti Wadass

 

Trader adalah orang-orang yang selalu mencari jalan keluar. Sebuah jalan keluar dari 'Matrix' kerja modern-dewasa ini. Siapa yang ingin menghabiskan sebagian besar hidupnya terus bekerja untuk membuat orang lain memiliki uang daripada yang bisa mereka lakukan sendiri untuk mendapatkan uang.  Ini menyangkut pola pikir trader.


Untuk menjadi seorang trader, Anda harus memiliki pola pikir yang berbeda dari kebayakan orang (massa). Anda adalah seorang 'serigala' yang memiliki mentalitas 'saya terhadap dunia' dan Anda tidak peduli dengan apa yang orang lain piker dan katakan. Banyak orang, bila ditanya tentang forex, akan menjawab: trading forex  itu adalah suatu kegiatan yang berisiko tinggi atau sesuatu yang hanya dilakukan oleh kelompok 'elit'. Orang-orang ini adalah massa, 'domba' yang senang untuk tetap tertidur di dalam satu 'Matrix' kenyamanan. Anda ingin menjadi seorang trader? Anda harus memiliki mentalitas batu karang di mana anda menjadi bintangnya yang tidak menerima status quo dalam masyarakat.

3. Menghindari ‘Kerja Budak’

Menjadi seorang trader yang full time  memungkinkan Anda untuk hidup secara mengagumkan. Duduk di tepi pantai, santai, sesekali memasuki perdagangan sepanjang bulan ketika Anda melihat sinyal pergerakan harga berkualitas tinggi.

Lebih baik dari itu, Anda tidak hidup hanya untuk bekerja membuat 'laporan' setiap hari. Bangun pukul 6 pagi lalu bersiap-siap untuk berangkat  ke tempat pekerjaan yang Anda benci adalah ide yang tidak yang menyenangkan. Saya percaya bahwa cara kita semua pergi bekerja selama 40 jam seminggu (atau lebih), membungkuk di atas meja di bilik jendela, hanyalah sebuah bentuk baru perbudakan. Menjadi seorang seorang trader forex memungkinkan Anda untuk melarikan diri dari bentuk perbudakan modern dewasa ini. Tentu saja hal ini  tidak semudah membalikkan telapak, tapi setidaknya itu memberi kita kesempatan untuk  kebebasan sejati.

4. Fleksibilitas

Fleksibilitas yang Anda dapatkan dari menjadi seorang trader sungguh mengagumkan. Anda tidak perlu khawatir tentang kehilangan pekerjaan jika Anda ingin mengunjungi kerabat Anda atau pergi berlibur. Anda dapat membuat jadwal Anda sendiri, perjalanan di mana Anda inginkan dan melakukan apa yang Anda inginkan. Jadwal merupakan salah satu bagian terbaik seorang trader.

5. Waktu untuk Keluarga

Jika Anda memiliki anak-anak, menjadi seorang trader memungkinkan Anda untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk  berada dengan mereka tumbuh dewasa. Hal ini terutama bermanfaat ketika mereka kecil dan melakukan hal-hal baru setiap hari. Menghabiskan 8 atau 10 jam di tempat kerja setiap hari menyebabkan Anda kehilangan setidaknya setengah dari masa kanak-kanak anak Anda saat mereka tumbuh dewasa.

6. Anda memahami dunia yang lebih baik

Menjadi seorang trader membantu Anda memahami berbagai perbedaan kekuatan ekonomi di seluruh dunia. Hanya sedikit orang yang tahu tentang nilai tukar dan kekuatan relatif dari berbagai negara. Menjadi seorang trader forex, Anda menjadi lebih fokus pada aksi harga berbagai pasangan mata uang dan ini membantu Anda memahami dunia dengan cara yang lebih dekat dan lebih jelas daripada kebanyakan orang lain yang bukan trader. Misalnya, jika Anda ingin melakukan perjalanan ke negara yang berbeda, Anda mungkin sudah tahu perbedaan kurs antara negara tersebut dan Anda sendiri, sedangkan kebanyakan orang tidak tahu.

7. Membuat tembakan Anda sendiri

Menjadi seorang trader berarti Anda membuat sendiri tembakan. Anda membuat keputusan sendiri baik di pasar dan dalam kehidupan. Jika Anda bangun suatu hari dan Anda tidak merasa seperti melakukan apa-apa, maka Anda tidak diwajibkan untuk bekerja dan mendengar bos Anda mendikte Anda tentang apa yang perlu Anda lakukan. Anda menetapkan aturan sendiri.
Jika Anda menjadi trader forex, Anda harus membuat struktur sendiri dan rutinitas Anda sendiri dalam kehidupan.

Dua hal terbaik tentang trading  bagi saya, adalah perjalanan dan minimalis. Saya telah mengadopsi pendekatan minimalis untuk trading dan kehidupan secara umum. Saya suka memiliki pilihan untuk menjalani kehidupan 'normal' / rendah hati dan saya menikmati perjalanan. Perdagangan memberi saya kebebasan untuk dapat melakukan perjalanan kapan dan di mana saya inginkan, dan semua yang saya butuhkan untuk perdagangan adalah laptop saya atau ipad untuk mengelola posisi saya dan mempelajari grafik. Gaya hidup minimalis dan pendekatan trading  yang sinergis membantu Anda tetap jernih, tenang dan fokus saat Anda melakukan trading.

8. Anda dapat melakukannya  selamanya - tidak ada pekerjaan fisik
Fakta bahwa trading online dapat dilakukan dengan sama muda dan tua adalah keuntungan besar lain. Jika Anda seorang trader, Anda tidak akan pernah 'pensiun' jika Anda tidak 'ingin. Anda dapat melakukan trading di seluruh hidup Anda karena itu jelas bukan kerja fisik dan bisa dilakukan dari rumah Anda atau dari mana saja. Dengan demikian, menjadi seorang trader yang terampil memberikan Anda potensi untuk menghasilkan pendapatan Anda sepanjang hidup.

9. Lapangan bermain yang sama bagi semua

Tidak perlu gelar tertentu dari universitas ternama untuk menjadi seorang trader yang sukses. Hanya dibutuhkan tekad, ketekunan, disiplin dan kesabaran. Trading adalah sebuah kesempatan kerja bagi semua orang di lapangan yang sama. Siapa pun yang ingin menjadi seorang trader dapat belajar dari bawah ke atas, tidak diperlukan 'prasyarat' tertentu. Beberapa trader terbaik di dunia tidak memiliki pendidikan tinggi formal, ada yang putus kuliah namun dapat berhasil sebagai trader.

Dengan demikian, trading  menawarkan kesempatan nyata bagi siapa pun di dunia yang mencari jalan yang berbeda dalam hidup, jalan menuju kebebasan nyata dari masyarakat yang  terstruktur 'norma' dewasa ini.


10.         Memberikan Kembali


Menjadi seorang trader yang sukses menempatkan Anda dalam posisi yang sangat unik untuk bisa membantu orang lain. Anda tidak hanya dapat membantu teman-teman dan keluarga Anda secara finansial (yang juga benar-benar keren), Anda memiliki kemampuan untuk menyampaikan keterampilan kepada mereka. Sesuatu yang mereka dapat digunakan kemudian untuk membangun kebebasan sejati mereka sendiri seperti yang Anda lakukan. Hal ini tidak hanya menguntungkan mereka tetapi juga membawa kepuasan internal yang besar. Ini adalah salah satu alasan besar mengapa saya mulai mengajar orang bagaimana untuk perdagangan melalui program perdagangan price action saya dan komunitas pedagang secara online'. Hidup tidak memuaskan kecuali jika Anda dapat membantu orang lain dan membuat perbedaan dalam hidup mereka.

Demikianlah tulisan tentang mengapa menjadi seorang trader?
Semoga memberikan inspirasi.
======
Stefan Sikone adalah  Guru Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) di sebuah SMA di Kabupaten Semarang, Penulis  dan Praktisi bisnis Online Trading Forex.


===================
Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex.

Selasa, 22 November 2016

STRUKTUR DUNIA INVESTASI

Sebelum ada internet, kebanyakan orang yang memiliki uang, berinvestasi pada bentuk investasi seperti property, perkebunan atau bentuk real investasi yang lain. Ya, memang begitu karena mereka belum tahu bentuk investasi di sector non real. Investasi di sector non real baru saja mulai dikenal ketika internet sudah makin berkembang ke arah yang lebih baik dan canggih.
Sementara itu juga, ini bisa menjadi salah satu dorongan mengapa investasi di sector non real booming. Suatu saat, terjadilah krisis moneter dan apa yang terjadi? Investasi sector real mengalami imbas atau bahkan ada yang bankrut. Untungnya bahwa krisis moneter hanya berlangsung dalam beberapa waktu dan  segera berlalu,  dan para pengusaha mulai sadar bahwa sector real perlu  segera dimodifikasi dengan  jenis investasi lain dengan return yang besar dalam tempo yang singkat dan di sinilah trend investasi sektor finansial (non real) mulai booming.
Perhatikan gambar di bawah ini:
Gambar 1

Apakah investasi di sector riil dan sector non riil (financial) berbeda?

Keduanya BERBEDA. Pertama, Investasi sektor riil (misalnya: properti) umumnya membutuhkan modal yang besar dan memakan waktu yang relatif lama untuk berkembang.  Modal yang dibutuhkan relatif besar, likuiditasnya tidak secepat sektor finansial.
Contoh: Adi menginvestasikan sejumlah uangnya dengan membeli sebuah rumah. Nilai dari investasi rumah tersebut tidak bertambah alias selalu meningkat. Ini kelebihannya. Beberapa tahun kemudian, Adi hendak mencairkan investasinya.  Adi  harus mencari seseorang yang memiliki dana untuk membeli rumahnya yang nilainya sudah naik puluhan hingga ratusan persen. Pada satu pihak Adi sangat butuhkan uang dari hasilinvestasinya tersebut, namun pada pihak lain ia harus bersabar untuk menunggu karena susah untuk mendapatkan pembeli. Orang-orang yang ingin membeli rumah tersebut keberatan karena kata mereka harganya terlalu mahal dan ini yang membuat mereka tidak segera membeli rumah Adi. Mendapatkan pembeli yang segera memberli rumah Adi  tidaklah mudah.  Masalah likuiditas terjadi di sini.
Kedua, soal investasi sektor finansial. Investasi di sector ini sungguh  berbeda. Dari sisi likuiditas, Investasi pada sektor memiliki kecenderungan lebih likuid dan return yang relatif lebih besar, sebanding dengan resikonya. Kelebihan lainnya adalah banyaknya produk investasi yang ditawarkan pada sektor ini.
Hingga di sinilah saya mau berbicara tentang forex sebagai salah satu golongan pasar uang dan bursa komoditas berjangka. Di mana Forex trading merupakan investasi pada sektor finansial yang tergolong paling high risk-high return investment. Artinya, peluang untuk memperoleh keuntungan sangat besar bahkan dapat mencapai ratusan persen perbulan namun diimbangi dengan kemungkinan kerugian yang besar apabila tidak dikelola dengan baik.
Semua orang yang menamakan dirinya sebagai investor pertama-tama perlu menerima kenyataan ini, bahwa semua jenis investasi memiliki kemungkinan merugi. Besarnya potensi kerugian akan sebanding dengan besarnya potensi keuntungan yang dapat kita peroleh. Semakin besar potensi keuntungan yang dapat diperoleh, maka semakin besar juga potensi kerugian yang dapat timbul.


 Gambar 2
Apakah Anda seorang investor yang lebih suka akan rasa nyaman alias tidak suka untuk menerima resiko atau ‘guncangan-guncangan’ dalam portfolio investasi Anda? Trading forex bukanlah jenis investasi yang cocok bagi Anda. Karena forex trading merupakan investasi yang memiliki pergerakan sangat cepat dalam likuiditas maupun dalam pergerakan harga. Forex trading dapat saja membawa Anda memperoleh keuntungan sebesar puluhan sampai ratusan persen dalam satu harinya namun juga dapat membawa Anda kehilangan jumlah yang sama, karena itu maka jenis investasi ini sangat cocok bagi para investor yang sangat menyukai resiko alias sorang  RISK TAKER, maka forex trading adalah jenis investasi yang cocok dengan Anda.

Apakah  ada cara untuk meminimalisasi potensi kerugian yang mungkin timbul? Ya,  ada! Risk management dan Kemampuan analisa Anda adalah kuncinya. Semakin baik Anda dalam menjalankan risk management dan menganalisa pergerakan harga pasar, maka semakin kecil potensi loss yang dapat terjadi.
Kalau mau mendapatkan profit maksimal dan loss minimal dalam trading maka perlu seorang  risk taker investor.

Apakah sudah siap? Kami mempersiapkan Anda melalui pendidikan dan latihan secara gratis menjadi seorang trader forex yang mandiri dan konsisten dalam profit menuju kebebasan financial di era yang menantang ini.@SF

===================
Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex.

Jumat, 28 Oktober 2016

BERDOALAH SELALU BRO

Inspirasi untuk  refleksi  hari ini saya ambil dari Injil Luk. 6:12-19, sesuai dengan kalender Liturgi Gereja Katolik tahun C, 2016.

Judul di atas memang sebuah perintah bro, tetapi maaf, saya tidak bermaksud untuk memerintahkan siapa pun di sini he he.
Siapa yang ingin ikut dalam refleksi ini, dengan hormat saya mohon untuk membaca terlebih dahulu perikop Injil Lukas 6: 12-19. Ini untuk mendapatkan gambarannya secara keseluruhan  dan  mendapatkan kaitannya dengan refleksiku di bawah ini. PR ya…biar para pembaca yang seiman bisa lebih aktif dalam hal pengungkapan iman he he he.
Ada beberapa gagasan dari perikop di atas. Pertama, Yesus berdoa kepada Allah semalaman di bukit. Ini dia lengkapnya 6:12 Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Kedua, Yesus memilih para muridnya 12 orang. 6:13 Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul. Seterusnya siapakah mereka itu? Ingat-ingat dulu biar tidak bingung menjawab kalau ditanya. Ketiga, Yesus mengajar dan menyembuhkan banyak orang. 6:17 Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar.  Di sana Ia mengajar dan menyembuhkan  banyak orang yang datang dari berbagai tempat. 6:18 Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan.
Perhatikanlah:
Image result for Yesus mengajar di tempat datar

Yesus  berada seorang diri dengan Allah. Ia pergi ke bukit untuk berdoa, tempat di mana Ia takkan terganggu. Kita tidak pernah lebih sendirian dibanding bila kita seorang diri bersama Allah. Bagi kita, waktu setengah jam itu sudah terasa sangat lama untuk menjalankan kewajiban seorang diri di tempat tertutup.
Catatan bagus nich dan ayo terapkan dalam hidup biar hidup terasa nyaman. Ada banyak hal yang bisa kita kerjakan di hadapan takhta  anugerah, dan seharusnya kita suka bersekutu dengan Allah. Dua hal ini terkadang bisa membuat kita menghabiskan banyak waktu dalam doa.

Image result for Yesus mengajar di tempat datar
Soal pemilihan para rasul  di atas? Ya. Dalam keluarga-Nya, kita dapati Dia menunjuk pengiring-pengiring dekat-Nya yang harus senantiasa menjadi pendengar semua pengajaran-Nya dan saksi mata atas mujizat-mujizat-Nya, supaya sesudah itu mereka dapat diutus ke seluruh dunia sebagai rasul atau utusan-Nya untuk memberitakan Injil kepada dunia dan mendirikan jemaat di dunia ini (ay. 13). 

Yesus menunjukkan kepada para murid bahwa orang itu tidak boleh sendirian, harus ada orang lain yang mau mendengarkan dia ngomong. Kalau tidak ada orang yang dengar bagaimana? Bagaimana rasanya seorang guru mengajar tanpa murid?  Kalau orang bicara khan harus ada teman bicara, kalau tidak ada orang di sekitar yang dengar? Bisa-bisa dikatakan gila loch. Maka bergaulah untuk memiliki teman sebanyak-banyaknya biar kalau ngomong mereka bisa dengar. Syukurlah bahwa setelah mereka dengar, mereka mewartakan  he he. Jadi terkenal dech.
Image result for Yesus mengajar di tempat datar
Nah ini dia, Yesus mengajar dan menyembuhkan banyak orang. Kalau sudah teman-teman, jangan hanya ngerumpi saja. Lihat contoh Yesus tuch. Ia mengajar bukan ngerumpi hal tidak penting. Ia memberikan contoh kepara para pendengar yang datang dari mana-mana tanpa membeda-bedakan orangnya. Bahwa, setelah Yesus mengajar  siapa pun yang dengar, Ia juga langsung menerapkannya. Orang sakit disembuhkan.  Ada beberapa yang mempunyai masalah dengan tubuh, dan ada pula yang dengan pikiran. Beberapa menderita penyakit, dan beberapa lagi dirasuk oleh roh-roh jahat.


Namun, apa pun yang mereka derita, begitu memohon kepada Kristus, mereka langsung disembuhkan, sebab Ia memiliki kuasa atas penyakit dan roh-roh jahat (ay. 17-18), baik atas akibat maupun penyebabnya. Bahkan lebih dari itu, sepertinya, orang-orang yang tidak sakit apa-apa pun mendapati bahwa dengan turut mengambil bagian dalam kuasa yang keluar dari pada-Nya, kesehatan dan tenaga mereka dipulihkan dan disegarkan. Sebab (ay. 19), semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, baik mereka yang sehat maupun yang sakit. Mereka semua merasa lebih baik, karena semua orang itu disembuhkan-Nya. Memangnya, siapa sih yang tidak mau disembuhkan dari hal apa saja? 
Di dalam Kristus terdapat kepenuhan anugerah dan kuasa kesembuhan yang siap mengalir keluar dari diri-Nya, cukup bagi semua orang, dan cukup bagi setiap orang.@stefan sikone
======
Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex.

Kamis, 27 Oktober 2016

KEJAHATAN HARUS DILAWAN

Inspirasi untuk renungan hari ini saya ambil dari Injil Luk. 13:31-35, sesuai dengan kalender Liturgi Gereja Katolik tahun C, 2016.

Berikut ini adalah kutipannya:
Lukas 13:31-35 : Yesus harus mati di Yerusalem Keluhan terhadap Yerusalem


13:31 Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau." 13:32 Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai. 13:33 Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem. 13:34 Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau. 13:35 Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga pada saat kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!" 


Image result for Yesus melawan kejahatan harus dilawan
Wow keren. Baca dan renungkan perikop  di atas secara baik-baik. Bagi yang ingin refleksi, silahkan membaca refleksiku ini sampai selesai.
Inikah gambaran untuk keadaan di masyarakat kita saat ini? Ada orang yang berkendak baik, dan ingin untuk menyelamatkan masyarakat dari segala hawa nafsu, korupsi, kebohongan, dan iri hati, kebencian dan sebagainya silahkan urutkan a sampai zet yang negatif begitu, tetapi eh malah dilawan, bahkan hendak disuruh pergi, diancam untuk dibunuh, dan pokoknya yang penting bukan orang itu. Menyedihkan sekali bukan, terlebih yang katanya akan membunuh adalah seorang “raja”, dalam bacaan di atas adalah raja Herodes.
Yesus tidak takut terhadap informasi bahwa Ia akan dibunuh. Yesus tahu bahwa itu adalah rencana jahat. 
Image result for Yesus melawan kejahatan harus dilawan
Kejahatan harus dilawan. Pertama, Kejahatan orang-orang dan tempat-tempat yang mengaku lebih beragama dan lebih bersekutu dengan Allah daripada semua orang dan tempat lainnya sangatlah menggusarkan dan mendukakan hati Tuhan Yesus. Betapa sedihnya Yesus ketika Ia berbicara tentang dosa dan kehancuran kota suci itu! Oh Yerusalem, Yerusalem.
Kedua. Orang yang tidak dapat mengambil manfaat dari berlimpahnya sarana anugerah yang mereka nikmati, sering kali berprasangka buruk terhadap segala sarana anugerah itu. Banyak orang tidak mau mendengarkan nabi-nabi atau menyambut utusan-utusan Allah, lalu membunuh dan merajam mereka. Jika kejahatan manusia tidak ditaklukkan, kejahatan tersebut semakin menjadi-jadi. 

Terus, untuk pembaca apa pesannya? Kejahatan memang harus dilawan, dibasmi. Ini perlu keberanian untuk mulai dari diri sendiri, bukan hanya oleh orang-orang tertentu, siapa pun itu yang disebut orang (baca: manusia). Semua orang dipanggil untuk itu. Kalau sebagai pemimpin formal, non formal dari semua tingkatan, ya jadilah contoh bagi orang-orang yang dipimpin. Dan silahkan terapkan sendiri dalam hidup.@stefan sikone

Deo Gratia
====================

Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex.

Sabtu, 22 Oktober 2016

BERTOBATLAH! … KALAU INGIN SELAMAT

Inspirasi untuk renungan hari ini saya ambil dari Injil Luk. 13:1-9, sesuai dengan kalender Liturgi Gereja Katolik tahun C, 2016.
========================
Refleksi ini saya beri judul: BERTOBATLAH...kalau ingin selamat  
Konon, katanya pembunuhan yang dilakukan Pilatus terhadap beberapa orang Samaria, yang atas perintah seorang pemimpin dari sebuah golongan, lari berhamburan ke gunung Gerizim, di mana terdapat tempat ibadah orang Samaria. Biar supaya jelas, itu kata seorang ahli sejarah Flavius Josephus, seorang sejarawan Yahudi (38-100+ M). Namun apakah itu yang dimaksudkan dengan Injil Lukas perikop untuk hari ini? Saya tidak mau berandai-andai. Memang secara historis ada cerita yang bisa mengarah ke sana. Tetapi  saya lebih senang untuk mengungkapkan hal  lain yang lebih mendasar dari perikop di atas.
Yesus dalam perikop ini memperingatkan para pendengar-Nya untuk tidak mereka-reka sesuatu yang buruk dari kejadian ini atau dari kejadian-kejadian semacamnya, dan juga untuk tidak memanfaatkan kejadian ini untuk mencela orang-orang yang sangat menderita, seolah-olah karena penderitaan itulah mereka harus dipandang sebagai pendosa-pendosa besar. "Sangkamu orang-orang Galilea ini, yang terbunuh sewaktu memberikan korban persembahan, lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu? Tidak, kata-Ku kepadamu" (ay. 2-3). Mungkin yang memberitahukan Dia tentang kabar orang-orang Galilea ini adalah orang-orang Yahudi. 

Yesus tahu betul maksud mereka yang hendak mencela orang-orang Galilea karena merasa lebih benar. Karena itulah mereka senang dengan hal-hal apa saja yang dapat dijadikan perenungan tentang orang-orang Galilea. Karena itulah Kristus membalas mereka dengan cerita tentang orang-orang Yerusalem, yang juga menemui ajal secara tidak terduga, sebab ukuran yang kita pakai untuk mengukur akan diukurkan kepada kita. "Nah, sangkamu kedelapan belas orang yang menemui ajal mereka di menara Siloam itu, sewaktu mereka mungkin sedang menunggu kesembuhan dari kolam Siloam, harus membayar keadilan ilahi jauh melebihi semua orang lain yang diam di Yerusalem? Tidak! Kata-Ku kepadamu." apakah kejadian ini membenarkan atau menuduh diri kita, kita harus menaati aturan ini, yaitu bahwa kita tidak bisa menghakimi dosa orang lain dengan melihat penderitaan mereka di dunia ini, sebab ada banyak orang dilemparkan ke perapian seperti emas yang hendak dimurnikan, bukan seperti kotoran atau sekam yang hendak dibakar. Oleh karena itu kita tidak boleh keras mencela orang-orang yang lebih menderita daripada sesamanya, seperti teman-teman Ayub yang mencelanya, supaya jangan sampai kita justru mengutuk angkatan yang benar (Mzm. 14:5).

Jika kita ingin menghakimi, cukuplah untuk menghakimi diri sendiri saja. Kita juga tidak mengetahui apa pun yang ada di hadapan kita, baik kasih maupun kebencian, sebab segala sesuatu sama bagi sekalian (Pkh. 9:1-2). 
Dalam menghakimi orang lain, marilah kita melakukannya dengan cara seperti yang kita juga ingin orang lain melakukannya terhadap kita, sebab sebagaimana kita berbuat kepada orang lain, demikian pula akan diperbuat oleh orang lain kepada kita. Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi (Mat. 7:1).

Isi dari bacaan dalam perikop ini berisi himbauan, seruan, atau mungkin lebih tegas perintah untuk bertobat loch.  Yesus secara terus terang mengatakan ini: “"Jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa …" (ay. 3-5).
Dengan demikian, Ia telah menyodorkan ke hadapan kita kehidupan dan kematian, kebaikan dan kejahatan, dan menyerahkan kepada kita sendiri untuk memilih.

Orang-orang yang menghakimi orang lain dengan keras dan kejam, tetapi mereka sendiri tidak mau bertobat, mereka ini akan mengalami kebinasaan yang  lebih mengerikan lagi. Takut? Yach satu-satunya cara adalah bertobat.

Sebenarnya seruan pertobatan ini, Yesus memberikan kesempatan  bagi pelakunya he he he. Yesus memang baik sekali. Masih mau memberikan kesempatan sekali lagi. Yesus tahu kita yang telah dipilihNya itu sangat istimewa di hadapanNya. Kalau sudah begini baik, mengapa tidak bertobat mulai sekarang? Saya tidak melanjutkan lagi refleksi ini. Silahkan lanjutkan refleksi anda mengapa harus bertobat…Pekerjaan rumah yach…

Deo Gratia
==============================
Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex.

Jumat, 21 Oktober 2016

BELAJAR DARI PENGALAMAN

Inspirasi untuk renungan hari ini saya ambil dari Injil Luk. 12:54-59, sesuai dengan kalender Liturgi Gereja Katolik tahun C, 2016.

Refleksi ini saya beri judul: BELAJAR DARI PENGALAMAN. Ya, pengalaman adalah guru yang mengajarkan kita sesuatu. 12:54 Yesus berkata pula kepada orang banyak:, "Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi. 12:55 Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi. 
Pengalaman mengajarkan sesuatu yang pasti sudah terjadi. Pengalaman bisa digunakan untuk memperkirakan kejadian yang akan datang. Mungkinkah orang-orang yang mendengar pengajaran Yesus secara langsung waktu itu tidak pernah menjadikan pengalaman untuk memprediksi, menilai apa yang akan terjadi pada mereka. 12:56 Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
Okelah, kita tidak usah mempersoalkan kritikan Yesus di atas, tetapi bersyukur bahwa Yesus sebagai guru kita ingin agar kita bijak dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan jiwa kita  sama seperti dalam masalah-masalah lahiriah.

Ada dua hal yang dikhususkan-Nya di sini:
I. Yesus membiarkan kita  belajar memahami jalan Allah, supaya kita dapat mempersiapkan diri sesuai dengan apa yang kita pahami. Selanjutanya baca ayat-ayat KS dalam perikop di atas, ganti kata mereka dengan kita (saya) “Mereka bijaksana dalam hal cuaca, dan dengan mengamati angin dan awan mereka bisa memperkirakan kapan hari akan hujan dan kapan hari akan panas terik (ay. 54-55), dan sesuai dengan prakiraan cuaca mereka itu, mereka akan memasukkan jerami atau gandum ke dalam rumah mereka, atau menjemurnya di luar, atau membawa bekal-bekal tertentu ketika bepergian.
Bahkan untuk perubahan-perubahan cuaca, Allah memberikan peringatan kepada kita akan apa yang segera terjadi, dan ilmu pengetahuan kini telah mengembangkan berbagai cara untuk lebih bisa memantau gejala perubahan cuaca. Perkiraan cuaca yang dirujuk di sini timbul dari berbagai pengamatan yang dilakukan secara berulang-ulang terhadap rantaian sebab akibat. Dari apa yang telah terjadi kita bisa menduga apa yang akan terjadi. Lihatlah manfaat apa yang dapat diambil dari pengalaman; dengan memberi perhatian, kita bisa memberi peringatan. Orang yang bijak akan mengamati dan belajar.

II. Biarlah mereka segera berdamai dengan Allah selama masih ada waktu, sebelum segalanya terlambat (ay. 58-59). Masalah ini sudah kita lihat dalam kesempatan lain (Mat. 5:25-26).

1. Dalam perkara-perkara duniawi, kita bersikap bijak jika bersepakat dengan orang-orang yang tidak bisa kita lawan, jika berdamai dengan musuh kita dengan syarat-syarat terbaik yang bisa kita ajukan, sebelum mereka mengambil jalan keadilan dan kita diserahkan kepada kerasnya hukum: "Jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, untuk mengajukan perkara kalian, dan engkau tahu bahwa musuhmu akan menang melawanmu, maka engkau sedang terancam dilemparkan ke dalam penjara; karena itu, cara terbijak bagimu adalah menyelesaikan permasalahan ini di antara kalian sendiri.
Berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan, supaya engkau dibebaskan, supaya penghakiman tidak dijatuhkan, dan supaya engkau tidak dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku." Orang bijak tidak akan membiarkan perselisihan mereka semakin menghebat, melainkan berusaha menyelesaikannya pada waktunya.

2. Marilah kita berbuat demikian juga dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan jiwa kita. Melalui dosa, kita menjadikan Allah musuh kita, dan kita telah membuat-Nya tidak berkenan kepada kita, sementara kebenaran dan kekuasaan ada pada-Nya. Karena itu tidak ada gunanya bagi kita untuk terus berselisih dengan-Nya entah dalam pengadilan ataupun dalam pertengkaran. Kristus, yang kepada-Nya segala penghakiman telah diserahkan, adalah pemerintah yang kepada-Nya kita harus segera menghadap.
Jika kita sedang berdiri dalam penghakiman-Nya, dan kita bersikeras untuk membenarkan diri, maka akibatnya akan balik menentang kita. Sang Hakim akan menyerahkan kita kepada pembantunya, pelayan-pelayan keadilan-Nya, dan kita akan dilemparkan ke dalam penjara neraka, dan utang kita akan ditagih sampai yang sekecil-kecilnya. Walaupun kita tidak bisa membayarnya secara utuh, kita akan terus dituntut sampai lunas, yang berarti tidak akan terpenuhi sampai pada kekekalan. 
Penderitaan-penderitaan Kristus berlangsung singkat, namun nilai yang terkandung di dalamnya membuat utang-utang kita terbayar lunas. Dalam penderitaan-penderitaan orang berdosa yang terkutuk, apa yang tidak terbayarkan itu harus dilunasi dalam waktu yang tidak berkesudahan. Nah, dengan menimbang semuanya ini, marilah kita berusaha dengan tekun untuk dibebaskan dari tangan Allah sebagai musuh dan diserahkan ke dalam tangan-Nya sebagai Bapa, dan marilah kita melakukannya selama di tengah jalan, seperti yang sangat ditekankan dalam perumpamaan ini.
Selama kita hidup, kita berada di tengah jalan, dan sekaranglah waktu kita itu, dengan bertobat dan beriman kepada Kristus (yang adalah Pengantara sekaligus Pemerintah), untuk menyelesaikan perselisihan kita, selagi masih dapat dilakukan dan sebelum segalanya terlambat.
 Demikianlah Allah di dalam Kristus mendamaikan dunia dengan diri-Nya, dengan meminta kita untuk sungguh-sungguh berdamai dengan-Nya. Marilah kita berpegang pada lengan Tuhan yang terentang lebar menawarkan kemurahan-Nya ini, supaya kita dapat berdamai, dan mencari damai (Yes. 27:4-5), sebab kita tidak bisa berjalan bersama selama kita tidak seiring. @@@

Deo Gratia
====================
Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex.

Rabu, 19 Oktober 2016

SAUDARA: WASPADALAH DAN BERTEKUNLAH

Inspirasi untuk renungan hari ini saya ambil dari Injil Lukas 12:39-48, sesuai dengan kalender Liturgi Gereja Katolik tahun C, 2016.

Mohon maaf bro, saya tidak mengutip, menampilkan seluruh perikop di dalam renungan ini. Kewajiban dari pembaca yang seiman dengan saya untuk selalu membaca Kitab Suci setiap hari he he he. Setelah membaca perikop di atas silahkan menyimak refleksi berikut ini. Sedangkan untuk soal judul, saya beri judul SAUDARA: WASPADALAH DAN BERTEKUNLAH

Ada beberapa kata kunci yang berkesan dalam bacaan ini. Pertama, berjaga-jaga. Masalahnya kita tidak tahu pukul berapa kita harus siaga, dan karena itu kita harus selalu waspada setiap saat dan tidak lengah. Karena itulah kita tetap tidak diberi tahu kapan tepatnya Dia akan datang, supaya kita selalu berjaga-jaga. Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, maka betapapun cerobohnya ia, ia pasti tetap akan berjaga-jaga dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar (ay. 39).. 

Syukurlah pada Tuhan Yesus, mau memberitahu kita pada hari ini melalui  Injil hari ini.  bahwa kedatangan Tuhan itu seperti pencuri di tengah malam, yang akan mengacaukan dan menghancurkan semua orang berdosa yang sedang enak-enakan dan tidak berjaga-jaga. 

Jika untuk rumahnya saja orang mau berjaga-jaga seperti itu, oh semoga saja kita juga dapat bersikap bijak demikian untuk menjaga jiwa kita. Hendaklah kamu juga siap sedia, siap sedia seperti tuan rumah ketika ia tahu pukul berapa pencuri akan datang.

Kedua, * Kewaspadaan dan Ketekunan Ditekankan Berkali-kali (12:41-53)
Petrus sekarang, mewakili teman-temannya (baca:  murid-murid), bertanya terus terang kepada Kristus setelah ia mendengar perumpamaan di atas (ay. 41), "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu, kami yang adalah pengikut-pengikut setia-Mu, kami yang adalah para pelayan-Mu, atau juga kepada semua orang yang datang untuk menerima ajaran dari-Mu, semua orang yang mendengarkan-Mu, termasuk semua orang Kristen?"
Dalam Injil Lukas perikop di  atas, Yesus menjawab seperti ini, 12:42 Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?  Sedangkan dalam Markus 13:37 Kristus memberikan jawaban langsung untuk pertanyaan ini, "Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang."   

Perhatikanlah, kita semua harus memperhatikan apa yang dirancang Kristus dalam perkataan-Nya kepada kita, dan sesuai dengan itu kita harus menanyakan hal-hal yang berkaitan dengannya. Kamikah yang Engkau maksudkan? Akukah? Berbicaralah Tuhan, hamba-Mu mendengarkan. Apakah perkataan ini ditujukan kepadaku? 

Kalau saya mengakui sebagai pengikut Kristus maka saya senang  dan gembira diangkat menjadi kepala atas rumah tangga Allah  di bawah Kristus, yang merupakan pemilik rumah itu. Aku senang dan gembira mendapat wewenang dari Kristus untuk mengabarkan Injil, untuk menjalankan ketetapan-ketetapan Kristus.

Kini tugasku adalah memberikan makanan kepada anak-anak dan hamba-hamba Allah, makanan yang pantas bagi mereka dan yang sudah disediakan bagi mereka, meyakinkan hati dan memberi penghiburan bagi mereka yang memerlukannya. Suum cuique -- kepada setiap orang apa yang menjadi bagiannya. Ini berarti berterus terang memberitakan perkataan kebenaran (2Tim. 2:15).

"Berbahagialah hamba," (1) Yang bekerja, yang tidak bermalas-malasan atau bersantai-santai. Bahkan kepala rumah tangga harus bekerja dan menjadi hamba bagi semua. kendati menjumpai berbagai kesulitan di tengah jalan.
Nah ini dia jaminannya bagiku, aku akan diberi kedudukan untuk melakukan tugas-tugas yang lebih besar dan lebih tinggi (ay. 44): Aku yakin akan diangkat  menjadi pengawas segala miliknya. Bukankah ini hampir sama seperti pernah dialami oleh Yusuf yang  mendapat kedudukan di istana Firaun. Aku yakin,  mendapat belas kasihan yang lebih banyak lagi dan akan diberikan imbalan yang berlimpah atas kesetiaanku  pada hari Tuhan.


Anakku, camkanlah ini! Inilah alasan baik yang ditambahkan untuk itu: setiap orang yang kepadanya banyak diberi, daripadanya akan banyak dituntut, terutama apabila hal itu diberikan sebagai kepercayaan yang harus ia pertanggungjawabkan. Orang yang mempunyai kemampuan berpikir yang lebih tinggi daripada orang lain, yang mempunyai lebih banyak pengetahuan dan pendidikan, dan yang lebih mengenal Kitab Suci, kepada mereka banyak diberi, dan mereka pun akan dimintai pertanggungjawaban yang lebih besar.
========================
Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex.